DaerahSulbar

Nurmi Pengungsi Tappalang : Bupati Polman Perlakukan Kami Seperti Masyarakatnya

BeritaNasional.ID.Sulbar —— 5 unit armada yang digunakan untuk mengangkut 80 jiwa pengungsi korban gempa 6,2 SR dari Posko Induk Stadio HS. Mengga menuju Malunda kec Majene dan Tappalang kab Mamuju.

Pemulangan para pengungsi diantar langsung oleh Kadis Pemerintahan Desa Azwar Yasin , Kadis Perhubungan Aksan Amrullah ,Kasatpol PP Kab Polman , serta Karang Taruna,Penyuluh Sosial .

Para pengungsi diantar langsung ke kediaman masing-masing , untuk daerah Mekkata kec Malunda, sebanyak 5 Kk yang diturunkan sedang di daerah dusun Pempiowang desa Tampalang kec Tappalang sebanyak 17 KK .

Para pengungsi di bekali sembako untuk kebutuhan selama sebulan dan alat pertukangan serta terpal ukuran 6×10 m

Salah satu pengungsi Ca’na dan Nurmi warga Pempiowang desa Tampalang kec Tappalang mengucapkan terimah kasih kepada pemerintahan kab Polman A. Ibrahim Masdar atas bantuan dan pelayanan yang diberikan kepada para pengungsi sangat baik . Sekalipun kami bukan warganya tapi dianggap seperti masyarakatnya sendiri .

Pantauan media saat mendampingi pulangnya para pengungsi , rumah para pengungsi hancur rata dengan tanah , yang tersisa hanya puing-puing reruntuhan bangunan

Ca’na mengisahkan saat gempa 6,2 SR terjadi pada pukul 02 : 30 Dini hari , semua dalam keadaan terlelap ,suara gemuruh dan sentakan dari dalam tanah mengisahkan trauma dan duka yang dalam .

Dirinya bersama keluarga hanya bisa keluar dari rumah dengan pakaian di badan , dengan berjalan kaki sejauh 1 km dengan suasana mencekam dan gelap gulita ,dirinya bersama 6 KK lainnya berhasil mencapai jalan trans Sulawesi , lalu harus menunggu kendaraan selama 1 jam dan berhasil diberi tumpangan oleh mobil truck yang berisi kayu menuju Tinambung Polman .

Di Layonga Tinambung mereka bermalam hanya semalam lalu diantar oleh kades Layonga ke stadion HS. Mengga bersama pengungsi lainnya .

” Di Stadion kami merasa tenang , aman dan nyaman karena segala kebutuhan para pengungsi semua dipenuhi oleh bupati Polman A. Ibrahim , baik dari sembako , pakaian , pemeriksaan kesehatan sampai kepada anak-anak kami diberi tempat bermain ,sehingga trauma gempa tidak menghantui anak-anak kami ,” kata Ca’na

” Semoga Bupati Polman Sehat dan tetap jadi pemimpin yang adil dan amanah .’ kata Ca’na dan Nurmi

” Kami ingin pulnag karena sudah kami rasa keadaan sudah membaik dan kami ingin membantu pemerintah dalam.memudahkan pendataan korban gempa .

Sementara Basir salah seorang warga Pempiowang yang bukan pengungsi di Stadion juga mengucapkan terimah kasih karena AIM bupati Polman ,sangat memperhatikan warga majene seperti masyarakatnya sendiri .Kata Basir kepada Media

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button